Density independent merupakan faktor perubahan
lingkungan yang mempengaruhi anggota populasi secara merata, dan
mendorong terjadinya fluktuasi kepadatan pada suatu populasi. Namun
secara umum ketersediaan bahan makanan dapat juga dikatakan sebagai
density dependent, demikian juga halnya dengan kompetisi, peristiwa
migrasi dan penyakit.Densitas ikan menunjukkan banyak sedikitnya ikan terdeteksi yang diukur oleh
banyaknya target dalam 1 m3 volume perairan. Sehingga ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi densitas
atau kerapatan pada suatu polpulasi yang diantaranya adalaha kelahiran,
kematian , imigrasi, dan emigrasi. faktor kelahiran dan imigrasi pada
ikan dapat meningkatkan densitas populasi pada ikan tersebut. sedangkan
faktor kematian dan emigrasi dapat menurunkan densitas populasi pada
ikan, sehingga dampak dari faktor-faktor ini dapat bersifat menjadi dua
bagian yaitu densitas bebas dan densitas tak bebas.oleh karena itu seiring meningkatnya
populasi dampak densitas tak bebas akan meningkat secara proporsional,
tetapi kadang kala densitas tak bebas jugabisa bersifat terbalik seperti
halnya yang terjadi pada larva ketika jumlah ikan dewasa mencapai
jumlah yang banyak, sedangkan densitas bebas tidak dipengaruhi oleh faktor biotik lain misalnya ketika terjadi suhu ekstrim banjir atau kekeringan akan merusak semua populasi yang ada. oleh karena itu faktor yang paling penting dan berpengaruh pada densitas bebas adalah iklim. Selain itu Nybakken pada tahun 1988 juga mengatakan bahwa Sebagian besar organisme laut bersifat
poikilotermik (suhu tubuh sangat dipengaruhi suhu massa air sekitarnya),
oleh karenanya pola penyebaran organisme laut sangat mengikuti
perbedaan suhu laut secara geografik, karena apabila suhu dalam perairan tidak stabil maka akan mempengaruhi distribusi dan kemampuan reproduksi ikan.
populasi ikan dialam bisa saja sebagai faktor abiotik, maupun biotik pada densitas bebas dan densitas tak bebas, tetapi semuanya tergantung pada asumsi awal yang digunakan.
Asumsi dasar yang menggunakan faktor biotik beranggapan bahwa kerapatan rata-rata populasi diatur oleh densitas tak bebas seperti persaingan dan pemangsaan antar individu, sedangkan faktor densitas bebas hanya mempengaruhi fluktuasi populasi. sehingga asumsi dasar yang menggunakan faktor biotik seperti iklim beranggapan bahwa kerapatan populasi hewan dialam terbilang rendah karena adanya densitas bebas yang berpengaruh terhadap kelahiran dan kematian, tetapi faktor densitas tak bebas tidak berpengaruh terhadap banyaknya jumlah populasi hewan.
(http://www.bimbie.com/manajeman-populasi-hewan.htm)
Senin, 31 Desember 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar