Cari Blog Ini

Puisi

Lirik Lagu

Tips

Senin, 31 Desember 2012

Faktor Density Independency

Density independent merupakan faktor perubahan lingkungan yang mempengaruhi anggota populasi secara merata, dan mendorong terjadinya fluktuasi kepadatan pada suatu populasi. Namun secara umum ketersediaan bahan makanan dapat juga dikatakan sebagai density dependent, demikian juga halnya dengan kompetisi, peristiwa migrasi dan penyakit.Densitas ikan menunjukkan banyak sedikitnya ikan terdeteksi yang diukur oleh
banyaknya target dalam 1 m3 volume perairan.
Sehingga ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi densitas atau kerapatan pada suatu polpulasi yang diantaranya adalaha kelahiran, kematian , imigrasi, dan emigrasi. faktor kelahiran dan imigrasi pada ikan dapat meningkatkan densitas populasi pada ikan tersebut. sedangkan faktor kematian dan emigrasi dapat menurunkan densitas populasi pada ikan, sehingga dampak dari faktor-faktor ini dapat bersifat menjadi dua bagian yaitu densitas bebas dan densitas tak bebas.oleh karena itu seiring meningkatnya populasi dampak densitas tak bebas akan meningkat secara proporsional, tetapi kadang kala densitas tak bebas jugabisa bersifat terbalik seperti halnya yang terjadi pada larva ketika jumlah ikan dewasa mencapai jumlah yang banyak, sedangkan densitas bebas tidak dipengaruhi oleh faktor biotik lain misalnya ketika terjadi suhu ekstrim banjir atau kekeringan akan merusak semua populasi yang ada. oleh karena itu faktor yang paling penting dan berpengaruh pada densitas bebas adalah iklim. Selain itu Nybakken pada tahun 1988 juga mengatakan bahwa Sebagian besar organisme laut bersifat poikilotermik (suhu tubuh sangat dipengaruhi suhu massa air sekitarnya), oleh karenanya pola penyebaran organisme laut sangat mengikuti perbedaan suhu laut secara geografik, karena apabila suhu dalam perairan tidak stabil maka akan mempengaruhi distribusi dan kemampuan reproduksi ikan.
populasi ikan dialam bisa saja sebagai faktor abiotik, maupun biotik pada densitas bebas dan densitas tak bebas, tetapi semuanya tergantung pada asumsi awal yang digunakan.
Asumsi dasar yang menggunakan faktor biotik beranggapan bahwa kerapatan rata-rata populasi diatur oleh densitas tak bebas seperti persaingan dan pemangsaan antar individu, sedangkan faktor densitas bebas hanya mempengaruhi fluktuasi populasi. sehingga asumsi dasar yang menggunakan faktor biotik seperti iklim beranggapan bahwa kerapatan populasi hewan dialam terbilang rendah karena adanya densitas bebas yang berpengaruh terhadap kelahiran dan kematian, tetapi faktor densitas tak bebas tidak berpengaruh terhadap banyaknya jumlah populasi hewan. 

(http://www.bimbie.com/manajeman-populasi-hewan.htm)
Read more...
separador

TUGAS BIOPI RINGKASAN JURNAL TENANG NATALITAS IKAN SEMAH


PEMBERIAN PAKAN BUATAN DENGAN DOSIS BERBEDA TERHADAP
PERTUMBUHAN DAN KONSUMSI PAKAN BENIH IKAN SEMAH
(Tor douronensis) DALAM UPAYA DOMESTIKASI
Artificial Feeds Given in Different Dose to the Growth and Feed Consumption
of Semah Fish Seed (Tor Douronensis) in Order to Domestication
Sunarto
1)
dan Sabariah
2)
1)
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Muhammadiyah Pontianak
2)
Sekolah Usaha Perikanan Menengah (SUPM) Negeri Pontianak
Ikan semah merupakan ikan air tawar yang juga merupakan ikan liar yang sudah langka, oleh karena itu peneliti berusaha untuk membudidayakan ikan ini. Dalam membudidayakan ikan yang paling utama yang harus diperhatikan yaitu pakan. Pakan yang diberikan harus cukup, sesuai dengan kebutuhan ikan dan harus berkualitas bagus,sehingga pertumbuhannyapun bagus dan ikan bisa berkembang secara maksimal dengan pemberin pakan yang optimal. Dalam penelitian ini peneliti memberikan pakan buatan berupa pelet yang memiliki kandungan protein sebesar 40% dengan kandungan dosis pakan yang di uji 3%, 6%,9%, dan 12% dari bobot biomassa. Dalam melakukan penelitian ini peneliti menggunakan wadah aquarium sebanyak 12 buah dengan panjang 100cm, lebar 80cm, dan tinggi 50 cm, kemudian benih kan semah yang didapt dari alam dengan ukuran 5cm di masukan kedalam aquarium. Masing-masing aquarium memiliki padat tebar 10 ekor ikan,kemudian ikan diberikan pelet dengan protein 40% sebagai makanannya. Menurut omar (1981) dalam Sunarno dan Djajasewaka (1988) pakan yang digunakan mengandung 40% sudah cukup baik untuk ikan jelawat. Ikan semah mirip dengan ikan jelawat sehingga penelitian ini memegang acuan pada ikan jelawat .Secara umum jumlah pakan yang dikonsumsi oleh seekor ikan berkisar antara 5-10% per hari dari bobot tubuhnya (Mudjiman,1984). Dalam penelitian ini peneliti melakukan empat perlakuan yang berbeda pada tiap wadah. Dalam hal ini jumlah pakan yang diberikan sangat berpengaruh karena bila pakan yang diberikan terlalu sedikit akan mengakibatkan pertumbuhan ikan lambat dan juga akan mengakibatkan persaingan pakan yang mengakibatkan ukuran ikan berbeda-beda dan sebaliknya jika pakan yang diberikan terlalu banyak maka akan mengakibatkan pencemaran lingkungan ditempat ikan ini hidup. Pada studi kasus ini penambahan dosis pakan akan meningkatkan laju pertumbuhan hingga mencapai optimum, sebaliknya dosis yang melebihi titik optimum akan menurunkan laju pertumbuhan ikan laju konsumsi pakan harian ikan berpengaruh terhadap pertumbuhan ikan semah. Besar kecilnya nilai konsumsi harian merupakan gambaran tentang efisiensi pakan. Apabila nilai konsumsi pakan harian lebih besar maka tingkat efisiensi pakanpun kurang baik. Hal itu berbanding terbalik dengan pertumbuhan, karena apabila nilai konsumsi pakan harian semakin kecil tetapi dapat menghasilkan pertumbuhan yang optimal, berarti konsumsi pakan sudah cukup baik dan pakan yang diberikan bisa dimanfaatkan untuk metabolisme tubuh ikan. Konsumsi harian benih ikan semah selama penelitian ini berkisar antara 2,69–10,19%/hari dan efesiensi pakan cukup berbeda-beda yang berkisar antara 13,85-54,09%dengan kelangsungan hidup 100%. Sesuai hasil pengmatan pada ikan semah terhadap tingkat kelangsungan hidup yang diambil selama masa penelitian, maka didapatkan natalitas rata-rata adalah sebesar 100 %. Tingkat kelangsungan hidup (Natalitas atau SR) merupakan nilai persentase jumlah ikan yang hidup selama selama periode pemeliharaan (Effendie, 1979). Data perlakuan A, B, C dan D semuanya memiliki nilai natalitas sebesar 100% yang berarti tidak terjadi kematian sampai akhir penelitian, karena selama masa penelitian tidak terjadinya mortalitas atau kematian pada ikan semah,karena dalam hal ini didukung dengan adanya kualitas air yamg memadai sehingga dapat disimpulkan ikan semah termasuk ikan yang mudah beradaptasi dengan lingkungan, dan dari hasil penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan harian ikan semah berkisar antara 1,99-1,44% dengan pertumbuhan tertinggi pada dosis pakan 6% dan dari analisis regresi kwadratik diperoleh dosis optimum sebesar 6,18%.
Read more...
separador

Rabu, 05 Desember 2012

PERAN BIOINFORMATIKA DALAM BUDIDAYA PERIKANAN

RINGKASAN
Bioinformatika merupakan ilmu bilogi yang berbasis teknologi informasi yang juga merupakan ilmu baru yang dapat membantu para peneliti untuk mengolah data secara lebih valid, khususnya yang berkaitan dengan biologi molekuler organisme budidaya. Penggunaan software bioinformatika dalam penelitian diharapkan mampu meningkatkan produktivitas budidaya perikanan.
Ada beberapa pendekatan yang bisa meningkatkan kualitas dan jumlah produksi budidaya perikanan diantaranya yaitu : 1. Studi pada tingkat DNA atau yang biasa disebut Anotasi Genom yaitu berfungsi untuk mengidentifikasi gen-gen pada suatu genom, yang kemudian menganalisis letak dan fungsi gen-gen tersebut. Anotasi Genom ini dapat dilakukan melalui program BLAST, dimana program BLAST ini berperan dalam  cloning hormone untuk pertumbuhan. Contoh Anotasi Genom dalam bidang perikanan diantaranya yaitu mengcloning hormone pertumbuhan pada ikan gurame agar pertumbuhannya lebih cepat. 2. studi pada tingkat RNA atau yang biasa disebut sebagai Transkriptomika yaitu  studi yang digunakan untuk menguji seluruh transkrip (produk transkripsi gen) yang dihasilkan oleh suatu genom. Pada transkriptomika penggunaan DNA chip (microarray)  merupakan cara terbaik untuk mempelajari fungsi genom pada tingkat RNA, karena  Microarray merupakan suatu lempengan yang membawa DNA dalam urutan yang teratur. Contoh transkriptomika pada bidang perikanan adalah pembuatan e-microarray yang digunakan untuk mempelajari ekspresi gen pada ikan s. senegalensis. Microarray yang dibuat merupakan mikroaray elektronik berdasar dari software dari Oryzon genomic dengan menggunakan sekuens DNA yang telah diketahui ekspresinya, sebab mikroaray elektronik tersebut akan memudahkan para peneliti dalam penelitian tentang ekspresi gen. 3. Studi pada tingkat protein (Proteomika), yang digunakan untuk  menguji seluruh protein (produk translasi RNA) yang dihasilkan oleh suatu genom. Proteomika merupakan analisis protein skala besar. Analisis protein ini dalam bidang perikanan dapat digunakan untuk pembuatan pakan ikan berdasarkan protein yang terkandung dalam tubuh ikan tersebut.
Oleh karena itu bioinformatika dapat dikatakan sebagai ilmu yang sangat penting dalam proses budidaya perikanan, karena dapat membantu berbagai perkembangan dan proses dalam mengelola budidaya tersebut, agar mendapatkan hasil perikanan dan  data yang lebih valid serta  bagus untuk budidaya.
Lebih Lengkapklik
Read more...
separador
PERAN BIOINFORMATIKA DALAM BUDIDAYA PERIKANAN
Oleh : Lukman Anugrah Agung
PENDAHULUAN
Dewasa ini permintaan masyarakat akan komodiatas perikanan semakin meningkat. Hal ini disebabkan karena masyarakat mulai menyadari akan nilai gizi ikan yang tinggi. Sektor perikanan khususnya perikanan budidaya diharapkan mampu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan ikan. Namun budidaya perikanan mengalami permasalahan diantaranya ketersediaan benih unggul, masalah pakan dan serangan hama penyakit.
Berbagai penelitian telah dilakukan untuk meningkatkan produksi budidaya perikanan. Salah satunya ialah dengan pendekatan molekuler (genetik). Pendekatan secara molekuler intinya ialah menelurusi, memanipulasi, atau menelurusi dan memanipulasmi  mekanisme melekuler khususnya DNA yang melatarbelakangi phisiologi dan mengekspresikan sifat dari organisme budidaya. Dengan pemahaman fungsi genom, maka komposisi dan ekspresi gen dapat diatur sedemikian rupa mealui sejumlah pendekatan bio molekuler guna meningkatkan produksi dan kualitas budidaya.
Kemajuan dalam teknologi berbasis DNA seperti sekuensing genom telah menyebabkan terjadinya ledakan informasi genetic yang dihasilkan oleh para peneliti. Membludaknya jumlah informasi genetic ini mutlak memerlukan ilmu ilmu computer untuk pengelolananya, sehingga lahirlah bidang ilmu baru yang disebut bioinformatika. Dengan software software dan situs bioinformatika diharapkan mampu untuk membantu penelitian yang berkaitan dengan biologi molekuler organisme budidaya sehingga penelitian akan lebih mudah dilakuakn dan hasilnya lebih valid. Penggunaan software bioinformatika dalam penelitian diharapkan mampu meningkatkan peroduktivitas budidaya perikanan.
ISI
Pada prinsinya pendekatan biologi moelekuler dapat ditempuhdengan tiga tingkatan molekuler yang berbeda . Pertama, studi pada tingkat DNA yang disebut (Anotasi Genom), yaitu mengidentifikasi gen-gen pada suatu genom, yang kemudian menganalisis letak dan fungsi gen-gen tersebut. Kedua, studi pada tingkat RNA (Transkriptomika), yaitu menguji seluruh transkrip (produk transkripsi gen) yang dihasilkan oleh suatu genom. Ketiga, studi pada tingkat protein (Proteomika), yaitu menguji seluruh protein (produk translasi RNA) yang dihasilkan oleh suatu genom. Ketiganya bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan jumlah produksi budidaya perikanan.
ANOTASI GENOM
Anotasi genom dapat dilakukan dengan menggunakan program BLAST. Program BlAST berperan pada bidang Contohnya pada penelitian mengenai cloning hormone pertumbuhan pada ikan gurame.. Perkembangan ikan gurame yang relative lambat merupakan masalah dalam budidaya ikan gurame. Dengan cloning hormon pertumbuhan gurame diharapkan akan mampu menmpercepat pertumbuhan ikan gurame. Hormone pertumbuhan pada ikan gurame diekstrak kemudian kemudian dilakukan cloning/ penggandaan dengan bakteri e coli. Setelah melalui beberapa tahap dilakukan sekuensing pada DNA hasil cloning untuk melihat urutan DNA nya. kemudian gen hasil cloning tersebut diananalisa dan dicocokkan dengan DNA hormone pertumbuhan ikan yang ada di gen bank dengan menggunakan program BLAST. Dengan menggunakan program BLAST dapat disimpulkan bahwa gen hasil sekuensing merupakan growth hormone yang mengekspresikan pertumbuhan pada ikan gurame. Bila tidak ada program BLAST, mungkin akan sulit untuk menganalisa apakah gen hasil cloning benar benar merupakan hormone pertumbuhan pada ikan gurame.
TRANSKRIPTOMIKA
Penggunaan DNA chip (microarray) merupakan cara terbaik untuk mempelajari fungsi genom pada tingkat RNA. Microarray ialah suatu lempengan yang membawa dna dalam urutan yang teratur. Microarray dibuat dengan mesin untuk mentransfer ratusan hingga ribuan tetes DNA ke posisi tertentu pada lempengan chip. DNA tersebut dinamakan probe. Probe dapat berupa cDNA yag mewakili hampir semua gen dari organism. Sebagai catatan cDNa merupakan DNA yang disintesis mrNA dengan bantuan enzim transcriptase balik. Contoh pada bidang perikanan adalah pembuatan e-microarray untuk mempelajari ekspresi gen pada ikan s. senegalensis. Microarray yang dibuat merupakan mikroaray elektronik berdasar dari software dari Oryzon genomic dengan menggunakan sekuens dna yang telah diketahui ekspresinya yang berjumlah 5087-5208.
 Mikroaray elektronik tersebut akan memudahkan para peneliti dalam penelitian tentang ekspresi gen,. Program ini dapat pula menyelidiki perubahan dalam traksripsi gen selama diferensiasi gonad, pertumbuhan dan maturasi, dan metamorphosis larva selama perkembangan.
Gambar microarray elektronik. Software ini akan menunjukkan gen gen yang terlibat dan tereskpresikan pada setiap system reproduksi s. senegalensis, Jadi bila terjadi kesalahan dalam penerjemahan atau mutasi gen gen yang menyebabkan perubahan gen, akan segera diketahui gen yang bertanggungjawab. Selain itu asam amino dalam gen tersebut bisa langsung diketahui sehingga dapat membantu menunjukkan asam amino yang cocok untuk komposisi pakan.
PROTEOMIKA
Fungsi genom dapat dipelajari pada tingkat protein atau tingkat translasi melalui analisis seluruh protein yang dihasilkan oleh suatu organisme. Analisis protein skala besar seperti ini dikenal dengan sebutan Proteomika. Analisis protein dalam bidang perikanan dapat digunakan untuk pembuatan pakan ikan berdasarkan protein yang terkandung dalam tubuh ikan tersebut. Hasil sequens yang didapat biasanya dicocokkan dengan program BLASTn untuk mengetahui komponen asam amino penyandinya.
Sumber 1Klik disini
Sumber 2Klik disini
Sumber 3Klik disini
 

Read more...
separador

Bioinformatika Dalam Dunia Budidaya Perairan (Ringkasan)

Bioinformatika merupakan ilmu yang mempelajar tentang penerapan teknik komputasional untuk mengelola dan menganalisis informasi biologis dan juga mencakup penerapan metode-metode matematika, statistika, dan informatika untuk memecahkan masalah-masalah biologis, terutama dengan menggunakan sekuens DNA dan asam amino. Contoh topik utama dibidang bioinformatika meliputi basis data untuk mengelola informasi biologis, penyejajaran sekuens (sequence alignment), prediksi struktur untuk meramalkan bentuk struktur protein maupun struktur sekunder RNA, analisis filogenetik, dan analisis ekspresi gen. Dalam dunia budidaya perikanan bioinformatika ini dapat membantu para peneliti dalam mengolah data agar menjadi lebih valid, karena dalam penggunaannya software bioinformatika di dalam penelitian diharapkan mampu meningkatkan produktivitas budidaya perikanan. Disini Ada enam contoh penerapan bioinformatika yang bisa diterapkan dalam bidang budidya diantaranya sebagai berikut : 1. Teknologi ekspresi protein, dalam teknologi ekspresi protein ini ada berbagai metoda yang dapat dipilih sebagai sistem ekspresi antara lain pendekatan bakterial, yeast (ragi), sel insekta maupun transgenik. Banyak produk sebagai contoh hormon, gonadotropin dan enzym telah digunakan dalam akuakultur. Ekspresi antigen untuk pengembangan vaksin mewakili pula kegiatan dalam bidang ini. 2. Mikrosatelit, RFLP, Analisis QTL .Teknologi ini digunakan untuk identifikasi stok, seleksi dalam kegiatan breeding, dan mengidentifikasi gen yang penting dalam akuakultur seperti pertumbuhan dan resistensi terhadap penyakit. Pemetaan dan karakterisasi gen semakin dipermudah dengan adanya teknologi QTL (Quantitative Trait Loci). 3.. Vaksin DNA Kegiatan ini melibatkan pengunaan DNA untuk mengekspresikan antigen dalam inang sebagai bagian dari proses vaksinasi. Teknologi ini telah diterapkan dalam skala penelitian pada rainbow trout dan hasilnya sangat bagus. Ketika di uji tantang dengan virus IHNV, hampir 100% ikan dengan perlakuan teknologi ini selamat dan perlakuan kontrol 85-90% mengalami kematian. 4. Chip DNA Merupakan teknologi baru yang mampu menganalisa ekspresi ribuan gen dalam satu microchip. Teknologi ini berkembang pesat dan telah diaplikasikan untuk ekspresi gen, pemetaan, penemuan gen, diagnosa genetik. Dalam akuakultur sudah ada beberapa grup riset yang menggunakan teknologi ini untuk meneliti ekspresi gen pada ikan. 5. Proteomics Proteomic merupakan ilmu yang mempelajari sifat protein (tingkat ekspresi, interaksi, modifikasi setelah translasi dan lainnya) dalam skala besar untuk memperoleh pandangan jelas dan terintegrasi. Teknologi ini adalah kombinasi dari elektroforesis “2D” polyacrilamide gel dengan spektrometer. Ditunjang oleh teknologi komputer untuk mengolah data dan bioinformatika, teknologi ini menjadi metoda yang cepat dan sensitif untuk mengetahui karakterisasi protein. Oleh karenanya teknologi ini bisa mengidentifikasi protein yang dapat berperan untuk penemuan obat, theurapeutics dan lainnya. 6. Teknologi Transgenik Teknologi transgenik merupakan teknologi yang sudah digunakan sejak lama dan sekarang teknologi ini berkembang dalam memproduksi makhluk hidup dengan fenotip yang diinginkan. Dalam bidang akuakultur teknologi ini berguna untuk meningkatkan laju pertumbuhan ikan; mengatur kematangan gonad, diferensiasi sex dan sterilitas; meningkatkan resistensi terhadap pathogen; mengadaptasi ikan terhadap lingkungan baru (freeze resistance!); merubah karakteristik biokimia dari daging ikan sehingga menciptakan rasa daging yang diinginkan; mengubah jalur metabolisme sehingga terjadi efisiensi pakan. 
 http://akuakultur.wordpress.com/2006/12/12/bioteknologi-dalam-akuakultur/
Read more...
separador

Minggu, 02 Desember 2012

I'm Fool-Juniel Feat Jung Yong Hwa

Nou Wa Na ChinGu Ra Noun Mal Yi Ou Saek Hae
Youn In Yi Ran Mal Yi Ou Ul Lyou
Oh~ Nan Chou Oum Ou Ro Nae Mam Go Baek Han Ge
Nan Jou Ha Noul Oui Byoul Do Ta Jul Ge
Ni Ga Won Han Da Myoun Muo Doun Ji Oh~ Nan Hae Jul Su Ga It Ssou
Oh I love you love you love you, You love me love me love me
Al A Nal Hyang Han Nou Oui Ma Oum Oul~ (Nou Oui Ma Oum Oul)
Oh I love you love you love you, Are you love me love me baby
Na Do Nou Roul Sa Rang Ha Ni Ka
Nan Ba Bo Nan Nou Man Bo Noun Ba Bo
Noul Sa Rang Hae
Nu Ga Muo Ra Go Nol Lin Dae Do Nou Man Bo Noun Ba Bo Ga Doel Ge
Ba Bo Nan Nou Man Bo Noun Ba Bo
Nae Son Oul Jab A Juo Na Roul An A Juo
Nou Man Sa Rang Ha Noun Ba Bo
Nan Nou Man Saeng Gak Ha Da Jam DoulOu
Kum Sok E Sou Nou Man Kum Ku Da Oh Nan A Chim Oul Kae Un Dae
Oh I love you love you love you, You love me love me love me
Al A Nal Hyang Han Nou Oui Ma Oum Oul~ (Nou Oui Ma Oum Oul)
Oh I love you love you love you, Are you love me love me baby
Na Do Nou Roul Sa Rang Ha Ni Ka
Baby~ want your love, Baby want your love~ love you love you I’ll take you in to my mind 
Baby~ want your love, Baby want your love Oh oh
Nan Ba Bo Nan Nou Man Bo Noun Ba Bo
Go Ma Un Goul Chin Gu Doul Mo Du Bu Rou Wo Hae
Na Man Bo Noun Ba Bo Tae Mun E
Ba Bo Noun Na Man Bo Noun Ba Bo
Oun Je Na Mi Doul Ge U Ri Ham Ke Hae
Dul Man Ba Ra Bo Noun Ba Bo
Baby~ want your love, Baby want your love~ love you love you I’ll take you in to my mind
Baby~ want your love, Baby want your love~ love you love you I’ll take you in to my mind
Hangul and English Version:  너와 친구라는 말이 어색
I think it’s little bit awkward that we are just only good friends.
연인이란 말이 어울려
The word ‘couple’ is suited to us
~ 처음으로 고백할게
Oh, I am gonna confess my love for the first time
하늘의 별도 따줄게
Even I can bring the stars in the sky to you
니가 원한다면 뭐든지 ~ 해줄 수가 있어
If you wished anything, oh~ I can do for you everything
Oh I love you love you love you, You love me love me love me
Oh I love you love you love you, You love me love me love me
알아 향한 너의 마음을~(너의 마음을)
I can imagine how you would feel about me (your heart)
Oh I love you love you love you, Are you love me love me baby
Oh I love you love you love you, Are you love me love me baby
나도 너를 사랑하니까
Because I love you, too
바보 너만 보는 바보
I'm a fool.. I'm a fool who only gaze at you
사랑해
I love you
누가 뭐라고 놀린대도 너만 보는 바보가 될게
Even if whoever even tease me, I promise that I’ll be a fool who only gaze at you
바보 너만 보는 바보
I'm a fool.. I'm a fool who only gaze at you
손을 잡아줘 나를 안아줘
Would you hold my hand and hug me
너만 사랑하는 바보~
I'm a fool who only loves you
너만 생각하다 잠들어
I fall asleep while I only think about you
꿈속에서 너만 꿈꾸다~ 아침을 깨운대
I only dream of you while I sleep, oh~ and I wake up in the morning 
Oh I love you love you love you, You love me love me love me
Oh I love you love you love you, You love me love me love me
알아 향한 너의 마음을~(너의 마음을)
I can imagine how you would feel about me (your heart)
Oh I love you love you love you, Are you love me love me baby
Oh I love you love you love you, Are you love me love me baby
나도 너를 사랑하니까
Because I love you, too
Baby~ want your love, Baby want your love~ love you love you I’ll take you in to my mind 
Baby~ want your love, Baby want your love~ love you love you I’ll take you in to my mind 
Baby~ want your love, Baby want your love Oh oh
Baby~ want your love, Baby want your love Oh oh
바보 너만 보는 바보
I'm a fool.. I'm a fool who only gaze at you
고마운걸 친구들 모두 부러워해
I am grateful for your love to me because all my friends are envy of our love
나만 보는 바보 때문에
And because of a fool who only gaze at me
바보 나만 보는 바보
You are a fool.. You are a fool who only gaze at me
언제나 믿을게 우리 함께해
I promise I will trust you and let’s be together forever
둘만 바라보는 바보
We are a fool who only gaze at each other
Baby~ want your love, Baby want your love~ love you love you I’ll take you in to my mind
Baby~ want your love, Baby want your love~ love you love you I’ll take you in to my mind
Baby~ want your love, Baby want your love~ love you love you I’ll take you in to my mind
Baby~ want your love, Baby want your love~ love you love you I’ll take you in to my mind

Read more...
separador

Bioinformatika Dalam Dunia Budidaya Perairan

Bioinformatika (bahasa Inggris: bioinformatics) adalah (ilmu yang mempelajari) penerapan teknik komputasional untuk mengelola dan menganalisis informasi biologis. Bidang ini mencakup penerapan metode-metode matematika, statistika, dan informatika untuk memecahkan masalah-masalah biologis, terutama dengan menggunakan sekuens DNA dan asam amino serta informasi yang berkaitan dengannya. Contoh topik utama bidang ini meliputi basis data untuk mengelola informasi biologis, penyejajaran sekuens (sequence alignment), prediksi struktur untuk meramalkan bentuk struktur protein maupun struktur sekunder RNA, analisis filogenetik, dan analisis ekspresi gen.

Istilah bioinformatics mulai dikemukakan pada pertengahan era 1980-an untuk mengacu pada penerapan komputer dalam biologi. Namun demikian, penerapan bidang-bidang dalam bioinformatika (seperti pembuatan basis data dan pengembangan algoritma untuk analisis sekuens biologis) sudah dilakukan sejak tahun 1960-an.

Berikut adalah beberapa contoh penerapan bioinformatika dalam bidang budidaya:
A. Teknologi ekspresi protein
Produksi protein rekombinan sedang hangat dalam bidang bioteknologi. Ada berbagai metoda yang dapat dipilih sebagai sistem ekspresi antara lain pendekatan bakterial, yeast (ragi),  sel insekta maupun transgenik. Banyak produk sebagai contoh hormon, gonadotropin dan enzym telah digunakan dalam akuakultur. Ekspresi antigen untuk pengembangan vaksin mewakili pula kegiatan dalam bidang ini.
B. Mikrosatelit, RFLP, Analisis QTL
Teknologi “sidik jari” DNA dan pemetaan DNA semakin mempermudah perkembangan ilmu dalam akuakultur.  Teknologi tersebut digunakan untuk identifikasi stok, seleksi dalam kegiatan breeding, dan mengidentifikasi gen yang penting dalam akuakultur seperti pertumbuhan dan resistensi terhadap penyakit. Pemetaan dan karakterisasi gen semakin dipermudah dengan adanya teknologi QTL (Quantitative Trait Loci).
C. Vaksin DNA
Kegiatan ini melibatkan pengunaan DNA untuk mengekspresikan antigen dalam inang sebagai bagian dari proses vaksinasi. Teknologi ini telah diterapkan dalam skala penelitian pada rainbow trout dan hasilnya sangat bagus. Ketika di uji tantang dengan virus IHNV, hampir 100% ikan dengan  perlakuan teknologi ini selamat dan perlakuan kontrol 85-90% mengalami kematian.
Teknologi baru ini mampu menganalisa ekspresi ribuan gen dalam satu microchip.  Teknologi ini berkembang pesat dan telah diaplikasikan untuk ekspresi gen, pemetaan, penemuan gen, diagnosa genetik. Dalam akuakultur sudah ada beberapa grup riset yang menggunakan teknologi ini untuk meneliti ekspresi gen pada ikan.



  

E. Proteomics
Proteomic adalah ilmu yang mempelajari sifat protein (tingkat ekspresi,  interaksi, modifikasi setelah translasi dan lainnya) dalam skala besar untuk memperoleh pandangan jelas dan terintegrasi sebagai contoh untuk mengetahui proses yang menyebabkan penyakit, meneliti proses-proses dalam sel, networking pada skala protein. Teknologi ini adalah kombinasi dari elektroforesis “2D” polyacrilamide gel dengan spektrometer. Ditunjang oleh teknologi komputer untuk mengolah data dan bioinformatika, teknologi ini menjadi metoda yang cepat dan sensitif untuk mengetahui karakterisasi protein. Kesimpulannya teknologi ini bisa mengidentifikasi protein yang dapat berperan untuk penemuan obat, theurapeutics dan lainnya.
F. Teknologi Transgenik
Teknologi transgenik telah digunakan sejak 1980 dan sekarang berkembang memproduksi makhluk hidup dengan fenotip yang diinginkan. Dalam bidang akuakultur teknologi ini berguna untuk meningkatkan laju pertumbuhan ikan; mengatur kematangan gonad, diferensiasi sex dan sterilitas; meningkatkan resistensi terhadap pathogen; mengadaptasi ikan terhadap lingkungan baru (freeze resistance!); merubah karakteristik biokimia dari daging ikan sehingga menciptakan rasa daging yang diinginkan; mengubah jalur metabolisme sehingga terjadi efisiensi pakan.

http://akuakultur.wordpress.com/2006/12/12/bioteknologi-dalam-akuakultur/
Read more...
separador

Calender

Powered by Calendar Labs

Hamster Anti Galau