Cari Blog Ini

Puisi

Lirik Lagu

Tips

Minggu, 02 Desember 2012

He Is My Artis???? Part 2


RATING                : PG13
CAST                      : Kim Hyun Joong(SS501), Jang Hyung Ni (Kurniasih), Ok Taecyon(2PM)
GENRE                  : comedy?
AUTHOR              : Lindian Daomi a.k.a Dian a.k.a Novi

CHAP 2

Baru saja hatiku tertata dengan baik. Kenapa ia harus datang lagi di kehidupanku? Aku sudah cukup menderita dengan mencintainya. Kenapa ia harus kembali? Sudah susah payah aku menjalani hidupku tanpanya. Kini ia datang dengan gampangnya dan merusak semua pertahanan yang telah ku bangun.
Sekarang aku tidak bisa berkonsentrasi melakukan pekerjaanku. Yang ada dalam pikiranku sekarang hanya dia, dia dan dia. Banyak pertanyaan yang mengiang – ngiang di pikiranku saat ini. Dan semua pertanyaan tertuju padanya. Tidak cukupkah ia menyakitiku dengan meninggalkanku tanpa mengucapkan satu kata pun? Apa kah masih kurang ia menyakiti perasaanku?
“YA Hyung Ni! Apa yang kau lakukan di saat jam kerja seperti ini? Cepat selesaikan pekerjaanmu!!”  teriak Eun Mi kesal Karena melihatku yang terus saja terdiam sambil menatap layar computer di depanku
“Nde!!” sahutku tegas dan mulai melakukan pekerjaanku lagi. Aku berusaha berkonsentrasi dan membuang pikiran tentangnya.
@@@@@          @@@@@

‘author pov’
“haa~ kenyang juga akhirnya~ apa Hyung sudah Kenyang?” tanya Hyun Joong sambil senderan di kursi dan mengelus perutnya yang sudah hampir pecah
Jae Joong yang melihat tingkah adiknya hanya bisa menghela nafas pasrah. Bagaimana bisa adiknya ini menjadi seorang artis dan memiliki banyak fangirl??
“Nde~ dengan hanya melihatmu makan, aku sudah kenyang~” jawab Jae Joong menyindir Hyun Joong
“benarkah? Kalau begitu, besok – besok Hyung tidak usah makan, liat aku makan saja.” Kata Hyun Joong serius
“Ye?? Terserah kau saja. Back to the topick!” sahut Jae Joong dan mulai berbicara ke pokok permasalahan
“bagaimana karirmu di Jepang?” tanya Jae Joong lagi
“Good.. Ok Hyung, seperti yang kau lihat. Laguku diterima oleh masyarakat Jepang. Dan sekarang saatnya aku  memulai karirku di Negaraku sendiri” jawab Hyun Joong yang sudah menanggapi pertanyaan Jae Joong dengan baik
“Baiklah~ jadi kau akan meluncurkan single mu bukan?”
“terserah padamu Hyung~ aku di sini hanya berperan sebagai artis, bukan penanggung jawab seperti itu!”
“KAU INI!!” kata Jae Joong sambil berusaha menahan amarahnya “ baiklah, aku akan mengurus semuanya, jadi nanti kau tidak bisa menghindari jadwalmu yang mungkin akan sangat padat”
“Ok, aku akan berusaha semampuku. Tapi Hyung, aku butuh seorang manajer” kata Hyun Joong
Terdengar Jae Joong menghela nafas panjang “Ok ok~”
“Ok, sekarang aku mau berkeliling di perusahaanmu ini Hyung,  siapa tahu saja aku bertemu dengan fangirlku di sini..” kata Hyun Joong riang
Hyun Joong sibuk mengelilingi perusahaan sang kakak. Para pekerja wanita di sana terus saja memusatkan pandangan ke arahnya. Bagaikan magnet yang dapat menyedot semua benda logam. Itu lah Hyun Joong saat ini. Hyun Joong tidak tinggal diam, ia pun sibuk tebar pesona. Perilakunya sekarang sangatlah jauh berbeda dengan image yang ia punya saat di Jepang. ‘Prince ice’ itulah imagenya di Jepang, sangat jauh berbeda bukan? Hyun Joong yang sekarang lebih terlihat seperti seorang cassanova. Entah bagaimana caranya ia bisa tahan menyandang image ‘Prince ice’ dengan sikapnya yang seperti sekarang.
Mata Hyun Joong tertuju pada satu orang wanita yang tengah asik bermain dengan komputernya. Senyum terulas dari bibirnya yang merah. Membuat para wanita yang melihatnya terjatuh ke lantai yang dingin *lebay*. Tanpa menunggu lagi, ia masuk ke dalam ruangan tersebut dan menghampiri wanita  yang sudah berhasil merebut perhatiaannya.
“annyong~” sapa Hyun Joong saat ia sudah berada di samping wanita tersebut
Wanita itu langsung mengalihkan pandangannya dari computer dan melihat ke arah Hyun Joong
“nde?” tanya wanita tersebut  “nuguseyo?” tanya wanita itu bingung
Terlihat wajah Hyun Joong berubah sendu “kau tidak mengingatku? Padahal baru semalam kita bertemu”
Mendengar kata ‘semalam’ membuat para karyawan di sana berbisik – bisik
“ya!!anio!!” kelak wanita tersebut karena ia tahu apa yang sedang teman sekerjanya pikirkan.
“YA!!NUGUSIM- Ah!!matta,,” baru saja wanita tersebut ingin memarahi Hyun Joong. Ia langsung teringat sesuatu, kejadian tadi di malam yang tak akan pernah ia lupakan.
Hyun Joong langsung tersenyum “akhirnya kau mengingatku juga. Kim Hyun Joong imnida” kata Hyun Joong memperkenalkan diri  dan mengulurkan tangannya
Dengan enggan Hyung Ni bersalaman dengan Hyun Joong “Jang Hyung Ni imnida”
“YA!!ada apa ini ramai – ramai! Cepat kembali bekerja!!” teriak Eun Mi saat melihat semua pegawai berdiri dari tempatnya. Para pegawai langsung berlari ke tempatnya masing – masing.
“Jang Hyung Ni!!kau lagi ka-“ belum selesai ia membentak Hyung Ni, ia berhenti karena melihat Hyun Joong “oh Hyun Joong ssi, apa yang kau lakukan di sini?” tanya Eun Mi manis
“ah kau mengenaliku?”tanya Hyun Joong balik
“tentu saja~ kau adik dari Kim sajangnim dan kau akan menjadi salah satu artis di perusahaan ini. Bagaimana aku tidak mengenalimu~” jelas Eun Mi panjang lebar
Dan berhasil membuat seluruh pegawai melebarkan matanya. Termasuk Hyung Ni, bagaimana ia tidak terkejut. Ternyata orang di hadapannya ini adalah ADIK dari Kim sajangnim. Ia bisa di pecat kalau begitu.
“Hyung Ni cepat kembali bekerja!!”
“nde!!”
“Hyung Ni ssi, sampai bertemu nanti~” pamit Hyun Joong pada Hyung Ni
 ‘ end author pov’
@@@@@@@@@@
Dengan gontai aku keluar dari ruangan kantorku. Semua staff sudah pulang sejak 1 jam yang lalu. Berhubung pekerjaanku belum juga selesai, dengan terpaksa aku harus menunggu lebih lama. Suasana di kantor sekarang sangat sunyi, tidak seperti saat siang hari. Orang – orang berkeliaran di mana – mana. Suara satu dengan yang lain bercampur aduk yang terkadang, ah bukan terkadang tapi memang membuat kepalaku ingin pecah. Andai saja suasana kantor setiap hari seperti sekarang. Pasti akan sangat nyaman.
Perlahan tapi pasti aku keluar dari perusahaan megah tersebut. Waktu sudah menunjukan pukul 10 malam. Setidaknya aku pulang lebih awal malam ini. Aku kembali melewati jalan yang sudah sepi orang. Biasanya banyak orang lalu lalang di sekitar sini. Aku istirahatkan tubuhku dengan duduk bersenderan di halte dan memejamkan mataku menunggu datangnya bus. Sapuan angin menerpa tubuhku, sejuk, atau dingin? Mungkin angin malam sangat tidak bagus bagi kesehatan. Tapi aku lebih sering menghirup angin malam, jadi aku sudah terbiasa dengan angin malam.
Saat aku sedang asik menikmati angin malam, suara klakson mobil membuat mataku terbuka. Kulihat sebuah mobil yang tidak asing berhenti tepat di depanku.
Si empunya mobil keluar “Hyung Ni ah~” panggil orang tersebut manis, tak kalah manisnya seperti gula (?)
“waeyo Taecyon ssi?” tanyaku sambil berdiri
Taecyeon, dia datang lagi dan lagi di saat aku sedang tidak mau memikirkannya.
“ayo ku antar kau pulang, hari sudah malam” ajak Taecyon
“gwenchana~aku bisa pulang sendiri Taecyon ssi” tolakku berusaha tak ketus
Taecyon menghela nafas “aku tahu kau masih marah padaku- tap”
“aku tidak marah padamu Taecyon ssi~” potongku kesal
“ye~ demi kebaikanmu, lebih baik aku mengantarmu pulang. Aku tidak akan membahas masalah kita. Aku janji” sahut Taecyon sambil mengeluarkan puppy eyesnya
Aku paling tidak bisa menolaknya apabila ia sudah mengeluarkan puppy eyesnya.
“baiklah~” jawabku pasrah
Percuma saja aku menolaknya, ia akan terus memohon agar aku mau di antar olehnya.
Dengan wajah sumringah, Taecyon membukakan pintu depan, aku langsung masuk ke dalam. tanpa aku sadari aku tersenyum. Dan aku benci itu, kenapa selalu saja aku tidak bisa bersikap dingin padanya? Kenapa hatiku selalu saja mencair olehnya?
Taecyon masuk dan mulai mengendari mobilnya dengan santai menuju appartementku.
Sunyi, tidak ada yang berbicara sama sekali di antara kami berdua. Taecyon memenuhi janjinya  untuk tidak berbicara tentang hubungan kita. Walau memang tidak ada yang perlu di bicarakan. Tak perlu waktu lama, akhirnya kami sampai di depan appartemenku.
Taecyon keluar dan kembali membukakan pintu untukku.
“kamsahamnida Taecyon ssi~” kataku menundukan kepala sebagai tanda terima kasih
Sepertinya Taecyon semakin kesal mendapatkan sikap dariku, terlihat wajahnya memerah menahan amarah “Hyung Ni ah~ bisakah kau tidak bersikap seperti ini padaku?” keluh Taecyon
“Jeoseonghamnid Taec-
“GEUMANHAE!!” teriak Taecyon
Ia pegang kedua pergelangan tanganku erat” arayo~nan aro Hyung Ni ah~ jongmal mianhae~” kata Taecyon
Aku tidak kuat melihatnya, ini akan membuatku semakin luluh“Taecyon ah~ jebalyo~” sahutku tak melihat matanya,aku takut tidak kuat.
Taecyon manarik nafas panjang “Nde~ arayo” sahutnya dan memelukku erat kemudian mengecup keningku
“annyonghee jumuseyo~” katanya manis dan mulai melajukan mobilnya. Setelah ia pergi, air mata mulai menetes dari mataku. Aku sudah tidak sanggup menahannya. Kenapa kau membuatku di ambang kesulitan seperti ini Taecyon? Kau tahu kita tidak bisa bersama. Tapi kenapa kau begitu kejam membuatku kembali berharap?
“Hyung Ni!” panggil seseorang dari belakang
Ku apus cepat air mata yang sempat membasahi pipiku, sebelum menengok ke belakang. Dan ku lihat seorang pria menghampiriku dan ternyata ia adalah Kim Hyun Joong.
“oh, Hyun Joong ssi~” jawabku
Ia cemberut mendengar jawabanku” bisakah kau hilangkan ‘ssi’ ? itu membuatku risih”
“ah, nde Hyun Joong~” jawabku senyum
Dan ia langsung tersenyum manis “itu baru enak di dengar, walau sedikit kurang. Ah iya, kau minum ini biar hangat.hehe”
Dengan sungkan aku menerima minuman pemberiannya. Berhubung ia adalah adik dari bosku, aku harus bisa menjaga perasaannya.
“kalau begitu aku duluan~” pamitku
“ah, aku akan mengantarmu” kata Hyun Joong manis dan sedikit bersemangat
“ah? Ye~” jawabku tersenyum dengan terpaksa
Kami masuk ke dalam apartemen. Ternyata Hyun Joong ini banyak bicara, beda sekali dengan Tuan Kim yang pendiam.
“gomawo sudah mengantarku~” kataku setelah sampai di depan pintu kamarku
“jangan sungkan, cepat kau masuk~”
Aku langsung memencet bel dan menunggu Shairin membukakan pintu untukku. Setelah menunggu sebentar, akhirnya Shairin membukakan pintu.
“onnie sudah pulang~” kata Shairin melihat ke arahku “AAHH. .Prince ice!!” tapi tiba – tiba saja ia berteriak setelah melihat Hyun Joong
“Prince ice?” kataku sambil melihat Shairin lalu Hyun Joong
Terlihat Hyun Joong berubah dengan seketika. Tatapan matanya beda dari yang biasa ku lihat tadi.
“Prince~ can I hug u?” pinta Shairin sambil meendorongku menjauhi Hyun Joong
“oh sure~” jawab Hyun Joong dengan senyum manisnya. Apa dia mempunyai kepribadian ganda?
Shairin langsung memeluk erat Hyun Joong dan seakan – akan tidak ingin melepasnya. Dengan cepat aku menarik Shairin, karena aku dapat melihat wajah Hyun Joong yang terlihat kesakitan.
“kau ingin membunuhnya!!” bentakku pada Shairin “mianhae Hyun Joong~”
“gwenchana~ geurom aku pulang sekarang”
“ye gomawo~”
Hyun Joong langsung meninggalkan kami. Aku langsung masuk ke dalam, Shairin masih terus melihat Hyun Joong sampai ia tak terlihat.
“Onnie!! Ottoke? Bagaimana bisa kau mengenal prince?” ribut Shairin sambil terus mengintiliku.
“Shairin!!bisakah kau diam!!Onnie capek!!” katku kesal
Shairin langsung cemberut dan berhenti mengikutiku. Aku jadi tidak tega melihatnya “Mian Shairin ah~ Hyun Joong akan memulai debutnya di Korea, jadi aku mengenalnya. Lagi pula ia tinggal di Apartement ini juga~” jelasku
“benarkah??kalau begitu aku akan sesering mungkin ke kantor onnie~” kata Shairin senang
“Shairin ah~ aku tahu Kim sajangnim mengijinkan kau datang dan pergi semaumu ke kantor.
Tapi onnie tidak mau kau mondar mandir di kantor. Araso?” kataku
“ye Onnie arayo~” jawab Shairin “ah. Onnie, Taecyon op-“
“geumanhae” potongku, aku tahu Shairin ingin bicara apa
“araso!! Geundae Onnie, aku tidak suka dengan sikap Onnie!! Jaljayo~”
Mianh Shairin, Onnie tahu sikap Onnie sangatlah menyebalkan.

@@@@@@@@@@

Hari ini akan di adakan rapat untuk membicarakan konsep album Kim Hyun Joong. Semua staff mulai berkumpul dan sibuk melontarkan masing – masing ide. Aku tidak begitu mendengarkan percakapan mereka. Toh yang aku lakukan nanti hanya mengatur jadwal mereka. Terlihat Hyun Joong sendiri juga tidak memperhatikan Kim sajangnim sedikitpun. Ia malah asik dengan ipadnya. Prince ice? Bagaimana bisa ia memiliki image seperti itu? Melihat sikapnya yang sedikit kekanak – kanakan.
“Baiklah, sudah di putuskan Hyun Joong akan berkolaborasi dengan Taecyon!” kata Kim sajangnim dan membuat ku kembali memperhatikan pembicaraan.
“KIM HYUN JOONG, bisakah kau berhenti memainkan Ipadmu!!” teriak Kim sajangnim keras
Baru kali ini aku melihat Kim sajangnim marah. Tapi Hyun Joong hanya menanggapinya dengan senyum  manis. Adik kakak yang sangat berbeda.
“Jang Hyung Ni ssi, kau yang akan menangani semua keperluan Hyun Joong dan juga Taecyon”
“YE?”
“apa kau keberatan Hyung Ni ssi?” tanya Kim sajangnim
“ah, anio Sajangnim. Algetsimnida, aku akan melakukan pekerjaanku dengan sebaik mungkin.” Jawabku
Ku lihat Hyun Joong melambaikan tangannya padaku dan tersenyum. Aku hanya tersenyum terpaksa.
Dan akhirnya rapatpun selesai.
Apa? Aku harus bekerja sama dengan Hyun Joong? Dan yang membuatku lebih kesal lagi, aku harus berurusan dengan Taecyon. Oh Tuhan, apa kau begitu membenci hambamu ini? Sehingga Kau memberikan cobaan yang begitu berat padaku?
OTTOKAJO???
separador

0 komentar:

Posting Komentar

Calender

Powered by Calendar Labs

Hamster Anti Galau